Pemahaman tentang PSHT di dalam Politik

By | May 11, 2017

Pemahaman tentang PSHT di dalam Politik – Selamat pagi saudara-saudaraku seagama dan seorganisasi. Akhir-Akhir ini terjadi viral didalam sosial media #facebook khususnya. Tema populer kali ini adalah “Masuknya #PSHT ke Kancah Politik”. Perlu sebuah kedewasaan saudaraku dalam menggambil sebuah poin dari suatu masalah. Apalagi kita besar dalam organisasi PersaudaraaN yang selalu melekat sebagai harga yang paling berharga di dalam Setia Hati Terate.

Persaudaraan ketika era zaman RM Imam Koesoepangat di gadang-gadang akan besar di era ini memang benar adanya. #Riwayat beliau mempridiksi bahwa setia hati akan selalu berkembang besar dan pesat di Indonesia khususnya. Dengan Jumlah warga Persaudaraan Setia Hati Terate mencapai jutaan anggota. Maka dari itulah banyak yang berminat dan melirik #SH Terate.

Persaudaraan Setia Hati Terate

Persaudaraan Setia Hati Terate

Sebelum saya membahas lebih jauh tentang Setia Hati dalam #Politik mari kita mengenal apa sebenarnya politik itu. Merurut sumber “wikipedia” Politik (dari bahasa Yunani: politikos, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.

Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional.

Di samping itu politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda, yaitu antara lain:

● politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles)
● politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara
● politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat
● politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.

Dalam konteks memahami politik perlu dipahami beberapa kunci, antara lain: kekuasaan politik, legitimasi, sistem politik, perilaku politik, partisipasi politik, proses politik, dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik.

Lantas bagaimana jika Persaudaraan Setia Hati Terate #PSHT jika masuk ke ranah politik. Tentu saja akan dilarang oleh saudara-saudara yang tak sejalan dan mereka yang memiliki loyalitas dan dedikasi dalam mencapai dan menjaga erat tali persaudaraan. Dalam #PSHT Sendiri peraturan ini sudah di atur dalam #ADART Bab III Pasal 4 Ayat 3 yang berbunyi “SH TERATE tidak berafiliasi dengan organisasi kemasyarakatan dan organisasi politik manapun”. Maka dari itu PSHT dilarang bekerja sama dengan partai politik manapun dan organisasi masyarakat yang sudah berdiri sendiri. Bukan hanya ADART banyak dari sesepuh kita yang bergiat dalam dedikasi yang tinggi dalam ajaran persaudaraan melarang jika PSHT memasuki kancah perpolitikan.

Baca Juga :
Hak Paten Persaudaraan Setia Hati Terate
Mengenal Jati Diri Persaudaraan Sejati

Bagaimana Jika Warga PSHT Mencalonkan diri menjadi calon Pemimpin

Tentu boleh, Di dalam persaudaraan setia hati terate tidak ada yang melarang dan memberi kebebasan kepada warga nya untuk mencalonkan diri di dalam mendapatkan kekuasaan politik. Silahkan kepada saudara jika ingin mencalonkan menjadi anggota legislatif, bupati, gubernur serta yang lainnya.

Bolehkah calon meminta dukungan dari anggota PSHT

Boleh, Asal tidak ada sebuah pemaksaan terhadap anggota setia hati terate yang lain. Dan apabila melakukan pemaksaan tentu ini akan melanggar ADART yang sudah dirumuskan bersama-sama.

Apakah Boleh Ada Atribut PSHT dalam Kampanye

Tidak boleh, Karena atribut psht dimiliki oleh semua dan hanya warga PSHT. Dan apabila ada atribut psht dalam kampanye untuk memberi dukungan ke 1 paslon silahkan ditindak sesuai ADART yang dimiliki oleh PSHT.

Kesimpulannya Marilah kita bersama-sama menjaga sebuah Persaudaraan yang sudah turun temurun dari sesepuh kita. Jangan sampai pecah karena sebuah perpecahaan yang akan disalahggunakan. Percayalah persaudaraan itu indah saudaraku. Jangan hanya mencari kekuasaan dan mencari keuntungan dengan memanfaatkan sebuah Persaudaraan yang ada di dalam PSHT.

Menjaga dan mempererat persaudaraan adalah tugas kita bersama sebagai warga PSHT. Boleh berbeda dalam menentukan pilihan. Namun senantiasalah selalu berjabat tangan. Selalu dalam pandai memilih dan menilai sebuah opini yang akan memecah suatu #persaudaraan yang sangat indah ini.

Sampai sinilah tulisan saya tentang pemahaman PSHT dalam partai politik yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Tanpa menyudutkan dan merugikan pihak manapun. Ini mutlak tentang apa yang telah saya pelajari dan saya pahami dari sesepuh psht. Mari kita saling menjaga persaudaraan serta guyub rukun. Sekian dari saya semoga senantiasa kita dalam lindungan allah swt. Wassalam

Recent search terms:

Baca Juga  Mengenang Jasa Para Pahlawan, PSHT Banjarbaru Adakan Bakti Sosial

2 thoughts on “Pemahaman tentang PSHT di dalam Politik

  1. Pingback: Terkait Pemilihan Ketum PSHT, Majelis Luhur Digugat | PremanKalem

  2. Pingback: Mengapa Latihan Di PSHT Keras, Inspirasi Pelatih | PremanKalem

Leave a Reply